Thursday, 17 July 2014

Hukum Memberi Kesaksian Baik Pada Mayit

Hukum Memberi Kesaksian Baik Pada Mayit

hukum memberi kesaksian baik pada mayit

 

Sering terjadi masyarakat yang menghadiri keluarga mayit untuk mensholati, memberikan kesaksian pada mayit setelah salam dari Shalat Jenazah, mereka mengatakan "Mayit ini orang baik"

Pertanyaan         : Bagaimana hukumnya memberi kesaksian baik pada mayit ?

Jawaban             : Hal yang demikian itu tidak ada dasar dari Hadits, melainkan perbuatan orang awam pada setiap mayit sekalipun mayit tersebut terang-terangan jika berbuat maksiat dan tidak layak dikatakan baik, padahal yang pantas bagi orang yang terang-terangan maksiat, meninggal dalam keadaan maksiat atau tidak terang-terangan maksiat, namun mayit tersebut diketahui selalu melakukan maksiat tidak disebut sebagai mayit yang baik, sehingga apabila terdapat kemaslahatan dalam menyebutkan kejelekannya, sebagai peringatan pada orang lain dari perbuatan bid’ahnya, jelek perilakunya, maka boleh bagi masyarakat menyebut mayit tersebut sebagai mayit yang jelek, sebagimana yang dinuqil Syekh al-‘Alqomi dari guru-gurunya. 

Referensi            : Al-Mathari ‘ala Syarah al-Sittina Masalah, Hal : 112.

1 comment:

  1. قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم أَيُّمَا مُسْلِمٍ شَهِدَ لَهُ أَرْبَعَةٌ بِخَيْرٍ أَدْخَلَهُ اللَّهُ الْجَنَّةَ فَقُلْنَا وَثَلاَثَة ٌ
    قَالَ وَثَلاَثَةٌ فَقُلْنَا وَاثْنَان ِقَالَ وَاثْنَان ثُمَّ لَمْ نَسْأَلْهُ عَنِ الْوَاحِدِ

    Nabi saw bersabda: “Setiap muslim yang disaksikan sebagai orang baik-baik oleh
    4 orang, Allah akan memasukkannya ke surga”. Para Shohâbat bertanya:
    Kalau disaksikan 3 orang? Nabi menjawab:“Juga masuk surga”.
    Kalau disaksikan 2 orang? Nabi menjawab: “Juga masuk
    surga”. Kami tidak menanyakan lagi bagaimana kalau
    disaksikan hanya oleh 1 orang”. (HR. Bukhari).

    ReplyDelete