Saturday, 23 August 2014

Melaksanakan Shalat Rebo Wekasan

Melaksanakan Shalat Rebo Wekasan

shalat rebo wekasan dalam islam, shalat rebo wekasan menurut islam, shalat rebo wekasan dalam pandangan islam, bagaimanakah hukum Melaksanakan Shalat Rebo Wekasan menurut pandangan islam
Pertanyaan          :
Bagaimana hukum melaksanakan Sholat tersebut dalam pandangan Fiqh Islam 

Jawaban            
Asy-Syekh Zainuddin –murid dari Ibnu Hajar al-Makky- berkata dalam kitabnya (Irsyad ‘Ibad) sebagaimana dikatakan oleh ulama-ulama yang lain : Termasuk dari perbuatan Bid’ah tercela (tidak baik) dan bagi yang melakukannya berdosa dan wajib bagi seorang pemimpin melarang orang tersebut, yaitu : Sholat Roghoib dua belas rokaat, dilakukan pada waktu antara Maghrib dan ‘Isya malam Jum’at pertama dari bulan Rojab. Dan Sholat Lailatun-Nishfi min Sya’ban (Sholat di malam hari seratus rokaat mulai tanggal 16 sampai 30 dari bulan Sya’ban). Dan Sholat akhir Jum’at min Romadhon (Sholat di akhir Jum’at dari bulan Romadhon). 17 rokaat dengan niat mengqodo’ Sholat fardhu  yang belum diqodo’. Dan Sholat Yaumi ‘Asyuro (sholat di hari ‘Asyuro tanggal 10 bulan muharrom) dua rokaat, atau empat rokaat atau lebih. Sholat Usbu’ (sholat mingguan). Adapun hadits-hadits yang menjelaskan tentang sholat tersebut itu maudhu’ (buatan orang, bukan dari baginda Nabi) dan Bathil (tidak benar). Maka dari itu kalian jangan terbujuk oleh seseorang yang telah menyebutkan Sholat semacam itu.

Saya berkata : Sebagaimana sholat yang telah disebutkan, yaitu Sholat Shofar (sholat rebo wekasan). Bagi orang yang hendak mengerjakan sholat-sholat yang telah disebutkan tadi, maka hendaknya diniati sholat sunah mutlak, dilakukan sendirian dan tidak dengan bilangan tertentu, sebab sholat sunah mutlak tidak ditentukan oleh waktu, sebab dan bilangan.

Faidah
Sebagian dari orang yang ma’rifat billah dari ahli kasyfi dan tamkin menceritakan; bahwa Allah SWT setiap tahunnya menurunkan 320.000 musibah. Dan kesemuaan musibah tersebut diturunkan pada Hari Rabu akhir dari  bulan Shofar (rebo wekasan). Maka hari itu dikatakan sebagai hari yang tersulit dalam setahun. Barangsiapa yang sholat empat rokaat dihari itu dan setiap rokaatnya setelah membaca fatihah, membaca surat al-kautsar 17 kali, surat al-ikhlas 5 kali, dan surat mu’awwidzatain satu kali-satukali, lalu berdo’a setelah salam dengan do’a di bawah ini, maka Alloh akan melindungi orang tersebut dari semua musibah yang diturunkan pada hari itu (Rabu akhir dari  bulan Shofar) dan sekelilingnya tidak akan terkena musibah tersebut sampai setahun penuh.

Untuk do’anya sebagai berikut :

بِسْــمِ اللهِ الرَّحْمن الرَّحِيْمِ

اَللّــهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقُوى ، وَيَا شَدِيْدَ الْمِحَالِ ، يَا عَزِيْزُ ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيْعُ خَلْقِكَ ، اِكْفِـنِيْ مِنْ شَرِّ جَمِيْعِ خَلْقِكَ ، يَا مُحْسِنُ ، يَا مُجَمِّلُ ، يَا مُتَفَضِّلُ ، يَا مُنْعِمُ ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لآَ إِلـهَ إِلاَّ أَنْتَ ، اِرْحَمْنِيْ بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اَللّــهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ ، وَأَخِيْهِ ، وَجَدِّهِ ، وَأَبِـيْهِ ، وَأُمِّـهِ ، وَبَنِيْـهِ ، اِكْفِـنِيْ شَرَّ هذَا الْيَوْمِ ، وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ ، يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ ، فَسَـيَكْفِيْـكَهُمُ اللهُ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ ، وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ ، وَصَلَّى اللهُ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Referensi : Kanzun Najah was Surur, hal.23

Baca juga artikel lain tentang :

No comments:

Post a Comment