Sunday, 7 September 2014

Hukum Walimah Kehamilan Dalam Pandangan Islam

Hukum Walimah Kehamilan Dalam Pandangan Islam

hukum walimah kehamilan dalam pandangan islam
Pertanyaan :
Apa pendapat anda tentang hukum walimah kehamilan, yang mana kebiasaan masyarakat di daerah kita dalam walimah tersebut, adalah wanita hamil dimandikan oleh para wanita yang menjadi tamu undangan, wanita hamil tersebut duduk dan disekelilingnya terdapat kelapa kuning, telor dan lain-lainnya dari hal-hal yang diyakini harus dilakukan, kemudian bagi para tamu wanita yang hendak pulang mengguyurkan air terlebih dahulu yang tercampur minyak hanutdan semacamnya diatas kepalanya (wanita hamil). Sebagian masyarakat yang lain dalam walimah tersebut cukup dengan memberi makanan dan membaca al-Qur’an ala kadarnya dan membaca sholawat. Kami menanyakan pada kalian tentang hukum walimah tersebut dan hal-hal yang terkait dengannya ?

Jawaban :
Alloh dzat yang memberi pertolongan terhadap yang benar. Sesungguhnya walimah kehamilan yang disebutkan dalam pertanyaan bukanlah walimah-walimah yang di syariatkan, hal itu bid’ah, dan bisa menjadi bid’ah qobihah (yang buruk) jika disertai dengan adat-adat yang tercela, sebagimana adat yang telah disebutkan dalam pertanyaan. Kesemua adat itu tercela, kecuali yang terakhir, yakni sebagian masyarakat menganggap cukup dengan membaca Al-Qur’an ala kadarnya kemudian para wanita pulang

Sedangkan adat yang selain itu termasuk munkarot dan adat yang buruk, yang mana hendaknya diingatkan atas buruknya dan menasehati orang-orang yang melakukannya, sebab ketika orang awam menemukan tokoh masyarakat yang berilmu, dipercaya, juru nasehat, dan bertujuan hanya mencari ridho Alloh, maka mereka akan menerima nasehatnya dana akan berdampak baik, maka dari itu wajib bagi tokoh masyarakat yang berilmu untuk melakukan semacam itu dengan mau’idhoh, nasehat yang baik dan niat yang baik pula, dan dengan cara-cara yang akan bermanfaat bagi orang-orang Islam.

Alloh berfirman : “Ingatkanlah, sebab peringatan itu manfaat bagi orang-orang mukmin”.
Firman Allah : “Ajaklah ke jalan tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yang baik”.

Baca Juga :

No comments:

Post a Comment